Menerapkan Batu Bata Putih Untuk Dinding Luar Rumah

Dalam beberapa tahun belakangan ini dinding Bata Putih semakin banyak digemari sebagai dampak semakin berkembangnya rancangan rumah dengan lantai terbuka demi mendapatkan penerangan dari cahaya alami. Trend warna yang berkaitan dengan arsitektur dan interior di zaman sekarang ini memang bergeser dari warna coklat ke nuansa putih yang lebih cerah. Jadi bagi Anda yang ingin mengubah suasana rumah dengan cara yang simple, nuansa putih bisa menjadi solusi tercepat dengan menerapkan bata tempel putih pada dinding rumah Anda.

bata putih

Mengenal Bata Putih dan bata tempel expose
Penggunaan Bata Putih sebagai bata tempel expose memang dikenal sebagai salah satu bahan bangunan atau material dengan kualitas terbaik. Mengaplikasikan bata putih pada dinding luar bangunan yang sekaligus berfungsi sebagai pagar akan memunculkan nuansa yang berbeda dan unik. Selain merupakan komponen yang berperan mempercantik rumah, pagar di rumah adalah bagian yang penting demi keamanan penghuni rumah dari tindak perampokan atau pencurian.

Panduan memasang Bata Putih tempel
Inilah beberapa tahapan dalam memasang Bata Putih tempel pada dinding luar rumah Anda. Secara sederhana sebenarnya prinsipnya sama dengan memasang batu alam atau keramik pada rumah Anda. inilah panduannya:

  • Pertama Anda harus membersihkan dinding yang hendak ditempeli dengan bata hias putih.
  • Permukaan yang ideal untuk memasang bata tempel putih adalah permukaan yang kasar, misalnya pada dinding yang baru diplester atau pada multipleks. Tetapi bila telah telanjur dicat maka permukaannya harus dikerik dulu agar menjadi kasar.
  • Bila ingin membentuk pola pada dinding, sebelumnya aturlah dulu di pantai untuk menghindari kesalahan pada waktu pemasangan.
  • Cermati petunjuk dalam pembuatan adonan karena Anda harus dapat membuat perbandingan semennya dengan tepat.
  • Untuk memudahkan pengerjaan, bagian yang harus dipasang bata tempel adalah pada sudut terlebih dahulu.
    Setiap selesai menempelkan bata hias pada dinding tekanlah dengan kuat pada permukaan dinding selama beberapa saat untuk memastikan bata tersebut telah terpasang sempurna pada dinding rumah Anda.
  • Diamkan selama dua jam setelah seluruh bata terpasanga kemudian aplikasikan nat dengan ukuran yang direkomendasikan 8 hingga 10 mm.
  • Agar hasil pemasangan rapi Anda juga bisa menggunakan benang timbang sebelumnya.
  • Lakukan pemolesan dinding dengan semen secara hati-hati agar tak sampai mengotori bata tersebut. Anda bisa membersihkan adukan semen yang tercecer pada bata menggunakan sikat nilon.
  • Terakhir, bila pemasangan Bata Putih tempel telah selesai dilakukan Anda bisa membersihkan bata dari sisa-sisa adukan semen yang tercecer sehingga mengotori bata dengan sikat nilon hingga benar-benar bersih.

Selain diaplikasikan untuk tembok luar, bata tempel putih juga akan sangat menarik bila dipasang pada bagian dalam rumah. Tak perlu pada keseluruhan dinding, melainkan hanya pada ruang-ruang tertentu saja. Anda bahkan bisa memberikan tampilan ruangan yang lebih unik dengan menerapkan bata tempel putih ini pada sebagian sisi tembok saja. Warna putih pada interior ruangan akan memberikan kesan ruangan yang lebih luas sehingga cocok sekali diterapkan pada hunian dengan lahan terbatas.

bata putih

Tak hanya untuk gedung-gedung perumahan, Bata Putih juga seringkali diaplikasikan pada café atau restaurant untuk menciptakan suasana hangat, romantis, serta intim. Nah, apa Anda berminat untuk mencobanya pada rumah Anda? Jangan lupa untuk mencari inspirasi desainnya terlebih dahulu agar dapat disesuaikan dengan keinginan Anda. Semoga berhasil!

Pengaplikasian Bata Tempel Untuk Rumah Asri Pedesaan

Gaya hidup kembali ke alam dengan berpartisipasi pada pelestarian lingkungan kini semakin banyak diterapkan oleh masyarakat di tanah air. Kecenderungan ini juga berpengaruh pada bidang arsitektur dimana semakin banyak orang yang berminat memunculkan nuansa alam nan asri sebagaimana di pedesaan walaupun sesungguhnya hunian tersebut berada di kawasan perkotaan. Bila Anda pun tertarik, Anda bisa mempertimbangkan untuk menerapkan bata tempel atau bata hias pada dinding rumah. Jadi Anda tak perlu merobohkan dinding yang telah diaci dan dicat. Metode pemasangan bata hias atau tempel ini sebagaimana pada penggunaan batu alam dan keramik.

Jenis-jenis bata tempel
Di pasaran ada dua jenis bata tempel yang penting untuk diketahui, yaitu bata hias buatan dan asli. Sebenarnya walaupun sering disebut sebagai bata bata tetapi faktanya bata hias tempel ini dibuat dari semen dan pasir alih-alih dari tanah liat. Adonan semen dan pasir tersebut lalu dicetak dan dibiarkan selama sekitar 1 bulan hingga kering seluruhnya. Untuk membuat warnanya tetap awet dan tak mudah pudar pada campuran adonan pembuat bata hias harus ditambahkan bahan pewarna khusus.

Anda pasti tak bisa lagi membedakan bata hias buatan ini dengan yang asli bila proses pembuatannya sudah selesai karena akan tampilannya yang benar-benar sama. Dari segi warna, efek pembakaran, hingga tekstur bentuk keduanya benar-benar identik. Sementara untuk batu hias tempel yang asli benar-benar terbuat dari tanah liat. Anda bisa memilih yang mana yang paling sesuai untuk diaplikasikan pada hunian Anda.

Selama ini lebih banyak orang yang memilih penggunaan bata tempel hias dari beton karena mempunyai keunggulan tersendiri. Kelebihannya adalah hampir tak menyerap air karena tak mempunyai pori-pori. Dengan demikian bata hias tempel yang Anda pasang pada dinding akan lebih awet dari jamur serta lumut. Selain diaplikasikan pada dinding, Anda juga dapat memasang bata hias demikian pada multipleks serta gypsum.

Terakhir, untuk dinding dengan bata hias ini tak membutuhkan perawatan khusus. Jika mulai kusam terkena kotoran, untuk membersihkannya Anda hanya perlu mencucinya dengan air dan sabun.

Untuk membuat gaya alami pada hunian lebih menonjol Anda bisa menambahkan unsur penghias lainnya, seperti kolam kecil di dalam rumah jika memang tersedia lahan yang cukup luas. Selain itu Anda juga dapat mengaplikasikan air terjun buatan di dalam ruangan. Sebagai sentuhan alami, beberapa tanaman hias untuk ruangan dengan ukuran yang proporsional pasti akan sangat cocok.

Membuat tampilan bata tempel semakin artistik
Untuk semakin menonjolkan nuansa artistik pada hunian, Anda menempelkan bata hias tempel dengan pola sebagaimana yang dikehendaki. Sementara pada pemasangannya untuk membuat permukaan bata terlihat semakin rapi sebagaimana pemasangan bata gosok maka nat antar bata tak perlu diisi. Dengan demikian prosesnya akan semakin gampang karena faktanya bata expose tempel hanya menempel pada permukaan tembok.

Saat ini di pasaran tersedia bata hias dalam beragam tekstur, warna, dan corak yang bisa Anda pilih sesuai selera. Salah satu contohnya adalah jenis bata tempel terakota yang cocok diterapkan pada bidang dinding yang cukup luas. Tetapi bata demikian ini diproduksi dengan seragam dan sangat presisi sehingga akan mengurangi unsur kealamian.

Anda juga bisa menambahkan unsur tradisional selain alami dengan jendela berukir dengan corak-corak kuno atau mungkin beberapa perabotan tempo dulu yang antik. Nah, semoga informasi tentang bata tempel ini bisa membantu Anda.

Cengkareng
Kedaung Kali Angke
Kapuk
Cengkareng Barat
Cengkareng Timur
Rawa Buaya
Duri Kosambi

Grogol Petamburan
Tomang
Grogol
Jelambar
Jelambar Baru
Wijaya Kusuma
Tanjung Duren Utara
Tanjung Duren Selatan

Kalideres
Kamal
Tegal Alur
Pegadungan
Kalideres
Semanan

Kebon Jeruk
Duri Kepa
Kedoya Selatan
Kedoya Utara
Kebon Jeruk
Sukabumi Utara
Kelapa Dua
Sukabumi Selatan

Kembangan
Kembangan Selatan
Kembangan Utara
Meruya Utara
Srengseng
Joglo
Meruya Selatan

Palmerah
Slipi
Kota Bambu Utara
Jati Pulo
Palmerah
Kemanggisan
Kota Bambu Selatan

Taman Sari
Pinangsia
Glodok
Keagungan
Krukut
Taman Sari
Maphar
Tangki
Mangga Besar

Tambora
Tanah Sereal
Tambora
Roa Malaka
Pekojan
Jembatan Lima
Krendang
Duri Utara
Duri Selatan
Kalianyar
Jembatan Besi
Angke

Bata Tempel Natural Seketika Mengubah Konsep Rumah

Setelah beberapa tahun atau malah beberapa decade menghuni rumah yang Anda tempati sekarang tentu kadang rasa bosan muncul. Tentu saja sebagai solusinya pindah rumah, melakukan renovasi besar-besaran dengan membongkar rumah, atau mengganti seluruh furniture bukanlah pilihan yang bijaksana. Nah, bila Anda ingin melakukan make over untuk istana Anda tersebut dengan gaya klasik tapi tetap elegan sebagaimana rumah-rumah tempo dahulu, pengaplikasian bata tempel natural bisa menjadi alternatif pilihan dengan mengubah tampilan dinding. Simak ulasannya.

Menggunakan bata tempel natural untuk mengubah suasana rumah

Penggunaan bata tempel natural juga sangat direkomendasikan mengingat ongkos yang dibutuhkan tak akan terlalu membengkak namun cukup untuk mempercantik rumah. Sebelumnya, mungkin Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan bata tempel cadding brick. Ini adalah jenis batu bata yang terbuat dari semen dan pasir dan lebih bersifat dekoratif atau hiasan yang bisa langsung ditempelkan pada dinding bangunan.

Tujuan pengaplikasikan cadding brick ini adalah untuk memberikan tampilan bahwa dinding rumah Anda terbuat dari batu bata expose. Artinya, tanpa perlu membongkar dinding yang telah diplamir dan dicat rapi kita dapat lebih mudah membuat dinding bata expose dengan batu hias tempel ini. Artinya Anda bisa lebih menghemat waktu, dana, dan tenaga untuk mempercantik rumah. Nah, asyik, bukan? Bayangkan berapa ongkos yang harus terbuang bila harus melakukan renovasi total.

Tampilan alami bata tempel natural

Beberapa dari Anda mungkin khawatir bahwa batu hias ini tampak “palsu” pada dinding rumah sehingga hasilnya justru terlihat aneh. Tetapi ini tak perlu ditakutkan, karena faktanya para tamu yang berkunjung, bahkan Anda sendiri tak akan dapat membedakan dinding yang sungguh-sungguh dibangun dengan teknik expose dan dinding biasa yang diberi batu hias tempel.

Ini karena bata tempel natural memang dibuat sangat mirip dengan bata expose baik dari segi warna, tekstur, hingga pembakarannya. Satu lagi keunggulan batu hias tempel ini adalah penggunaan zat pewarna khusus yang tak akan mudah pudar walaupun telah cukup lama dipasang. Nah, jadi tak perlu lagi  menerapkan bata tempel  ini baik untuk dinding dalam rumah atau luar rumah Anda demi menghadirkan tampilan hunian yang klasik serta elegan.

Keunggulan lainnya dari produk inovatif ini adalah mempunyai penampang yang solid dan kokoh sehingga tak gampang menyerap air. Jadi ketahanannya terhadap jamur akan terjamin dan tampilan dinding tetap cemerlang dalam waktu yang lama. Untuk perawatannya pun tak membutuhkan bahan atau keterampilan khusus, Anda hanya perlu membersihkannya dengan air bila dinding sudah terlihat kotor atau kusam.

Dari segi pemasangannya, bata tempel hias ini juga cukup mudah diaplikasikan. Anda hanya diharuskan menggunakan nat lalu mengoleskan campuran bahan bonding dan semen ke atas plester kasar, berikutnya Anda tinggal menempelkan bata hias sesuai pola yang diinginkan. Cukup sederhana, bukan? Di masa mendatang teknik menghias dinding dengan batu bata tempel ini akan semakin banyak diminati karena orang mulai beralih dari konsep bangunan yang modern dan futuristik menjadi hunian dengan nuansa klasik, alami, sekaligus elegan.

Untuk menegaskan konsep tersebut pada hunian Anda terapkan pula sedikit make over pada interiornya. Anda bisa menambahkan perabotan dengan tema lawas namun tetap simple agar semakin sinkron dengan rumah minimalis Anda. Nah, semoga informasi tentang bata tempel natural ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

Gambir
Gambir
Kebon Kelapa
Petojo Selatan
Duri Pulo
Cideng
Petojo Utara

Kemayoran
Gunung Sahari Selatan
Kemayoran
Kebon Kosong
Harapan Mulya
Cempaka Baru
Utan Panjang
Sumur Batu
Serdang

Tanah Abang
Bendungan Hilir
Karet Tengsin
Kebon Melati
Kebon Kacang
Kampung Bali
Petamburan
Gelora

Sawah Besar
Pasar Baru
Gunung Sahari Utara
Mangga Dua Selatan
Karang Anyar
Kartini

Menteng
Menteng
Pegangsaan
Cikini
Kebon Sirih
Gondangdia

Senen
Senen
Kwitang
Kenari
Paseban
Kramat
Bungur

Senen
Senen
Kwitang
Kenari
Paseban
Kramat
Bungur

Cempaka Putih
Cempaka Putih Timur
Cempaka Putih Barat
Rawasari

Johar Baru
Galur
Tanah Tinggi
Kampung Rawa
Johar Baru

Ini Keunggulan Bata Merah Expose Dibandingkan Bata Biasa

Layaknya trend pada bidang fashion  yang selalu berputar, dalam bidang arsitektur dan interior, kecenderungan untuk menerapkan teknik tertentu seperti yang di masa dahulu pernah diminati bisa saja terulang beberapa tahun atau decade kemudian. Yang termasuk dalam pengulangan trend ini adalah pengaplikasikan bata merah expose pada bangunan-bangunan modern, termasuk untuk hunian yang berkonsep minimalis dengan ukuran lahan yang terbatas.

Seperti yang kita ketahui, bata expose merah ini sejak dahulu digunakan sebagai pembentuk dinding untuk rumah-rumah di pedesaan Eropa serta Amerika dan sekarang marak kembali digunakan untuk bangunan-bangunan modern. Dengan mengaplikasikan bata expose ini Anda juga dapat menekan dana untuk pembangunan dinding karena tak perlu lagi melaksanakan tahapan berikutnya setelah pembangunan dinding yaitu pelapisan dengan plamir dan pengecatan. Jadi, semakin hemat, bukan?

Ini karena salah satu tujuan memasang bata expose adalah memperlihatkan bentuk dan struktur batu batanya. Dengan demikian tampilan rumah akan semakin unik untuk Anda yang menghendaki hunian dengan berkonsep klasik, alami, serta artistik tentunya. Tetapi selain demi mewujudkan konsep tersebut pada rumah Anda, bata merah expose juga mempunyai beberapa kelebihan bila dibandingkan jenis batu bata biasa. Simak ulasannya berikut ini.

Bata merah expose VS bata biasa

Demikian ini adalah keunggulan bata expose bila dibandingkan bata biasa sebagai referensi Anda.

Lebih hemat dana dan tenaga

Dibandingkan bata biasa, aplikasi bata expose akan  lebih menghemat dana serta tenaga. Ini karena Anda tak perlu membeli material untuk melakukan tahap berikutnya setelah pemasangan, yaitu plester dan pengecatan serta menyewa pekerja untuk pekerjaan tersebut. Bandingkan dengan pemasangan bata biasa yang membutuhkan tahapan-tahapan berikutnya setelah pemasangan agar menjadi dinding yang sempurna

Perawatan lebih mudah

Bata merah expose juga tak memerlukan perawatan khusus sebagaimana dinding bercat yang harus dijaga kebersihannya agar tetap mulus. Permasalahan ini sering terjadi pada keluarga dengan anak-anak atau balita yang senang sekali mencoret-coret dinding. Dengan demikian, selain praktis Anda juga tak perlu menghabiskan dana untuk biaya perawatan.

 

Tampilan rumah lebih unik

Rumah-rumah dengan dinding konvensional tak ubahnya seperti hunian atau gedung yang lain sehingga tak akan tampak terlalu menarik perhatian. Berbeda halnya dengan rumah yang menerapkan bata expose yang pasti akan tampak unik dan berbeda. Jenis bata yang demikian ini cocok sekali diterapkan bagi Anda yang menghendaki rumah dengan konsep alami, klasik, namun tetap elegan.

Selain beragam keunggulan tersebut, bata expose sayangnya juga masih mempunyai kelemahan yaitu gampang menyerap air dan debu sehingga menjadi tempat yang ideal untuk tumbuhnya jamur. Apalagi di suhu yang lembab sebagaimana tanah air kita dan pada bata expose yang dipasang di luar ruangan. Tetapi jangan berkecil hati karena ada solusi untuk masalah ini, yaitu Anda harus melapisi dinding bata expose dengan cairan khusus yang dapat melindungi dinding.

Lalu kelemahan bata expose lainnya adalah harganya yang lebih mahal bila dibandingkan batu bata konvensional, yang bisa mencapai hingga 5 kali lipatnya, walaupun Anda juga bisa berhemat karena tak perlu melakukan pelapisan kedua serta pengecatan. Tampilan bata expose memang lebih artistik, presisi, dan rapi sehingga tampak indah di rumah Anda, tentu tak mengherankan bila harganya dibandrol lebih mahal dibanding batu bata biasa karena proses produksinya lebih rumit.

Untuk mendapatkan inspirasi desain rumah dengan penerapan bata merah expose Anda bisa browsing di internet. Semoga bermanfaat!

Kebayoran Baru
Selong
Gunung
Kramat Pela
Gandaria Utara
Cipete Utara
Pulo
Melawai
Petogogan
Rawa Barat
Senayan

Jagakarsa
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Jagakarsa
Ciganjur
Srengseng Sawah
Cipedak
Kebayoran Lama
Grogol Utara
Grogol Selatan
Cipulir
Kebayoran Lama Utara
Kebayoran Lama Selatan
Pondok Pinang
Pondok Indah

Mampang Prapatan
Kuningan Barat
Pela Mampang
Bangka
Tegal Parang
Mampang Prapatan
Pesanggrahan
Ulujami
Petukangan Utara
Petukangan Selatan
Pesanggrahan
Bintaro

Pancoran
Kalibata
Rawa Jati
Duren Tiga
Cikoko
Pengadegan
Pancoran
Cilandak
Cipete Selatan
Gandaria Selatan
Cilandak Barat
Lebak Bulus
Pondok Labu

Tebet
Tebet Barat
Tebet Timur
Kebon Baru
Bukit Duri
Manggarai
Manggarai Selatan
Menteng Dalam
Pasar Minggu
Pejaten Barat
Pejaten Timur
Pasar Minggu
Kebagusan
Jati Padang
Ragunan
Cilandak Timur

Setiabudi
Karet
Karet Semanggi
Karet Kuningan
Kuningan Timur
Menteng Atas
Pasar Manggis
Guntur

Bata Expose Untuk Rumah Minimalis Alami

Gaya hidup kembali ke alam atau back to nature saat ini semakin marak saja dan mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan termasuk dalam bidang arsitektur. Semakin  banyak masyarakat yang menghendaki huniannya bernuansa alami nan asri terutama mereka yang bertempat tinggal di kawasan perkotaan. Salah satu alasannya adalah rumah  dapat sekaligus menjadi sarana “pelarian” sejenak dari atmosfer perkotaan yang sibuk, mempunyai tingkat stress tinggi, serta ritme hidup yang luar biasa cepat. Lalu bagaimana bila hunian Anda tergolong berkonsep minimalis dengan lahan yang terbatas mengingat harga tanah di kawasan perkotaan yang melangit? Jangan berkecil hati dulu karena Anda dapat mengaplikasikan bata expose untuk menciptakan suasana alamidi  rumah Anda.

Bata Expose

Mengaplikasikan bata expose untuk kesan alami pada rumah

Jadi bila Anda tengah mencari inspirasi untuk membuat istana  Anda tampak alami dan eksotis tanpa menghabiskan budget  yang terlalu besar, mungkin pengaplikasikan bata expose adalah solusi yang dapat dipertimbangkan. Apa itu bata merah expose? Bagi yang belum pernah mendengarnya, bata merah expose berbeda dengan jenis bata biasa yang umum digunakan untuk membangun dinding rumah atau gedung.

Dengan menggunakan bata merah expose Anda tak perlu lagi  menutup bata ini dengan semen dan plamir atau bahkan mengecatnya. Tujuan pemasangan bata merah ini adalah memunculkan sisi artistik rumah dengan sengaja memperlihatkan tekstur bata bata pembentuk dinding. Dengan begitu rumah Anda  menjadi sebagaimana rumah-rumah di kawasan pedesaan Eropa. Menarik sekali, bukan?

Bata expose lebih ramah lingkungan dan hemat

Dengan mengaplikasikan bata expose, sekali lagi dinding rumah  Anda tak lagi perlu disemen, diplester, dicat, atau diberi pelapis wallpaper, artinya Anda akan dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan tersebut. Jadi, selain lebih hemat, konsep tersebut juga lebih ramah lingkungan sehingga artinya Anda turut berpartisipasi dalam pelestarian alam ini. Konsep  yang sangat sesuai bagi mereka yang bertekad kuat menerapkan pola hidup bersahabat dengan alam serta back to nature dalam keseharian.

Tak hanya dapat digunakan untuk membangun dinding bagian dalam rumah atau interior, bata merah ekspose juga cocok digunakan untuk membangun dinding luar rumah, misalnya untuk taman depan atau belakang rumah Anda. Tetapi karena langsung bersentuhan dengan udara luar, terkena hujan, serta paparan sinar matahari  maka dinding akan lebih  cepat  kusam karena kotoran dan jamur. Untuk mengatasinya Anda harus melakukan perawatan ekstra secara  berkala.

Bata Expose

Alternatif lainnya untuk membuat rumah terlihat unik dan berbeda dibandingkan rumah-rumah lainnya adalah dengan mengaplikasikan bata merah ekspos ini tidak pada keseluruhan hunian, melainkan hanya untuk ruangan-ruangan tertentu saja atau bahkan pada dinding-dinding tertentu saja. Misalnya, hanya pada sebuah sisi dinding yang menjadi partisi atau pembatas ruangan di dalam rumah. Atau bila tidak demikian Anda bisa menerapkan sendiri ide-ide serta kreativitas Anda.

Tak hanya berwarna merah, Anda juga dapat menggunakan bata expose yang berwarna putih untuk hunian Anda demi menciptakan kesan bersih dan natural. Sebuah ide lagi untuk membuat tampilan artistik rumah semakin menonjol adalah dengan mengisi interior rumah menggunakan perabotan yang serasi dengan konsep alami rumah Anda. Contohnya adalah meletakkan mebel tempo dulu pada ruangan-ruangan tertentu (tak perlu seluruhnya) dengan dinding bata merah atau putih expose.

Terakhir, Anda juga dapat mengaplikasikan dekorasi yang terbuat dari material alami pada rumah seperti unsur kayu, bambu, bebatuan, dan sebagainya pada dinding bata expose. Nah, semoga terinspirasi!

Bisa Kirim ke
Matraman
Pisangan Baru
Utan Kayu Selatan
Utan Kayu Utara
Kayu Manis
Pal Meriam
Kebon Manggis
Pulo Gadung
Kayu Putih
Jati
Rawamangun
Pisangan Timur
Cipinang
Jatinegara Kaum
Pulo Gadung
Jatinegara
Bali Mester
Kampung Melayu
Bidaracina
Cipinang Cempedak
Rawa Bunga
Cipinang Besar Utara
Cipinang Besar Selatan
Cipinang Muara
Duren Sawit
Pondok Bambu
Duren Sawit
Pondok Kelapa
Pondok Kopi
Malaka Jaya
Malaka Sari
Klender
Kramat Jati
Batu Ampar
Balekambang
Kampung Tengah
Dukuh
Cawang
Cililitan

Makasar
Pinang Ranti
Makasar
Halim Perdanakusuma
Cipinang Melayu
Kebon Pala

Pasar Rebo
Pekayon
Kampung Gedong
Cijantung
Kampung Baru
Kalisari

Ciracas
Cibubur
Kelapa Dua Wetan
Susukan
Rambutan

Cipayung
Lubang Buaya
Ceger
Munjul
Pondok Ranggon
Cilangkap
Setu
Bambu Apus

Cakung
Cakung Timur
Rawa Terate
Jatinegara
Penggilingan
Pulogebang
Ujung Menteng