Bata Ringan untuk Membangun Rumah Secara Efektif dan Efisien

Setiap pemilik rumah tentunya menginginkan pembangunan yang hemat biaya dan cepat. Salah satu alternatif yang bisa dicoba adalah menggunakan bahan material berupa bata ringan untuk pembangunan rumah yang cepat. Namun, proses pembangunan rumah memang identik dengan biaya yang besar, bahan baku dan ongkos pembuatan yang mahal serta rancangan yang rumit. Seiring berkembangnya teknologi di bidang konstruksi rumah, saat ini biaya dapat ditekan dan proses dipercepat dengan menggunakan bahan baku yang sesuai.

Kelebihan Bata Ringan untuk Bangunan

Bata ringan memiliki sifat yang tahan terhadap api dan cuaca yang bergonta-ganti. Hal ini dapat meminimalisir terjadinya kebakaran rumah. Selain itu, bata ringan dibuat dengan semen sehingga kedap air. Anda tidak perlu risau dengan masalah jamur yang kerap menempeldi dinding. Sifatnya yang kedap suara juga memberikan kenyamanan tersendiri bagi penghuni rumah yang menginginkan privasi saat berada di dalam rumah. Bata jenis ini sangat cocok digunakan untuk anda yang membangun rumah di tepi jalan raya, dekat dengan rel kereta api, dekat dengan  bandara atau di daerah perkotaan yang bising.

Bata ringan umumnya memiliki ukuran yang besar sehingga pengerjaannya cepat. Di sisi lain kekurangan utamanya adalah sulitnya plester menempel karena bahan pembuatan bata ringan sangat halus. Jalan keluarnya dengan menggunakan semen yang memiliki daya rekat tinggi.Beberapa  jenis bata ringan yang perlu anda ketahui adalah :

  • Tipe CLC (Cellular Lightweight Concrete), yaitu bata ringan yang menggunakan bahan dasar berupa pasir, foam, semen, air dan dibentuk dengan proses yang natural.
  • Tipe AAC (Autoclaved Aerated Concrete) yaitu bata ringan yang dibentuk dengan tekanan uap tinggi serta berbahan dasar dari kombinasi pasir silika, semen kapur serta air.

Kiat Jitu Membangun Rumah dengan Biaya Minimalis

Ukuran batu bata ringan pada umumnya adalah 60 cm X 20 cm dengan ketebalan berkisar antara 8-10 cm. Dibutuhkan sekitar 8 buah bata ringan untuk pemasangan dinding seluas 1 m2. Selain menggunakan material berupa bata ringan, ada kombinasi bahan material lain yang dapat anda terapkan untuk menekan biaya pembangunan rumah.

  • Untuk membangun pondasi rumah, pastikan bahan material yang digunakan kuat. Bahan material paling kuat adalah batu kali. Namun, untuk menekan biaya pembuatan pondasi, anda bisa mengganti batu kali dengan batu putih.
  • Menggunakan baja yang kuat untuk kerangka bangunan
  • Pastikan pintu, jendela dan kusen terbuat dari material yang berkualitas seperti kayu jati yang awet dan tidak membutuhkan banyak perawatan.

Singkatnya, pembangunan rumah dalam waktu singkat dan biaya hemat harus didukung dengan kualitas yang setara, seperti pemilihan material yang tepat. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang kelebihan dan kelemahannya, termasuk hal-hal yang harus dihindari pada dinding bata ringan. Dengan demikian, anda bisa meminimalisir hal-hal yang dapat merugikan, seperti runtuh akibat beban yang terlalu berat atau dirusak oleh maling.

Speak Your Mind

*