Menerapkan Bata Expose Bekasi Pada Hunian Berkonsep Industrial

Selain merupakan tempat bernaung yang akan melindungi kita dari gempuran cuaca dingin dan sengatan sinar matahari, rumah seharusnya juga bisa menjadi sarana yang mengekspresikan karakter Anda. Jadi jangan takut untuk menjadi berbeda terutama yang berkaitan dengan desain rumah Anda. Yang tengah menjadi trend saat ini adalah konsep bangunan industrial dengan dinding Bata Expose Bekasi yang mungkin sudah sering Anda jumpai pada café-café dan restaurant. Meskipun demikian jangan ragu untuk mengusung konsep tersebut pada rumah Anda. simak ulasannya.

Menerapkan Bata Expose Bekasi pada bangunan berdesain industrial

Secara umum yang dimaksud dengan konsep industrial adalah tampilan gedung seolah-olah belum selesai dibangun sehingga material mentahnya jelas terlihat. Dengan menerapkan tema industrial ini Anda juga bisa menampilkan rumah dengan gaya modern atau bahkan vintage sebagai tambahan untuk memberikan visual yang semakin menarik pada konsep unfinished ini. Bila ingin mencobanya, Anda bisa mengaplikasikan dinding Bata Expose Bekasi atau bata tempel Bekasi.

Dipilihnya bahan tersebut karena mempunyai kesan natural tetapi juga sekaligus modern. Sebelumnya masyarakat di tanah air juga sudah cukup akrab dengan material yang terbuat dari tanah liat ini sebagai bahan bangunan. Keunggulan batu bata antara lain adalah bahan sangat awet bahkan hingga bertahun-tahun serta tak mudah rusak. Walaupun tujuannya untuk membuat bangunan tampak belum selesai tapi Anda juga dapat memberikan lapisan semen untuk membuat tampilan interior bangunan semakin menarik.

Bagian-bagian yang bisa menjadi alternatif pengaplikasian bata expose adalah pada pintu masuk atau backsplash dapur. Untuk menonjolkan unsur industrial, pemilihan bata expose merah lebih direkomendasikan walaupun penggunaan jenis-jenis lainnya juga tak dilarang. Bila dinding bangunan telah tersedia Anda tak perlu merobohkannya, melainkan menerapkan bata merah tempel atau bata hias untuk tampilan yang serupa dengan bata expose. Percayalah Anda tak akan melihat bedanya.

Berikutnya, selain menerapkan Bata Expose Bekasi pada dinding bangunan, adalah menambahkan unsur besi dan kayu misalnya pada bagian langit-langit ruangan, furniture, atau jendela. Yang menjadi ciri khas desain industrial adalah pencahayaan dari lampu gantung yang umumnya diberi pelapis warna porselen sehingga menampilkan suasana sebagaimana di pabrik-pabrik tua. Pilihlah lampu dengan sentuhan material alumunium, kaca bergaris, bohlam, serta kayu.

Untuk semakin menonjolkan konsep industrial sebaiknya Anda memilih warna-warna netral atau monokrom seperti putih, hitam, dan abu-abu untuk menghiasi ruangan. Agar lebih unik gunakan pula furniture daur ulang sebagaimana yang sering ditemukan di pabrik-pabrik tua misalnya perangkat mekanis, ubin, katub, dan sebagainya. Bila memungkinkan Anda bahkan bisa mengembangkan sendiri kreativitas Anda untuk membuat furniture-furnitur dari bahan yang tak dibutuhkan lagi. Yang paling penting adalah kenyamaan Anda dalam menggunakannya sehari-hari.

Nah, seru, bukan? Untuk mendapatkan Bata Expose Bekasi sebagai unsur yang paling dominan untuk tampilan industrial ini juga cukup mudah. Apalagi sudah banyak distributor dan pembuat produk bata tersebut yang go online, artinya Anda bisa mendapatkan informasi tentang produk-produk yang tersedia dari catalog online di internet. Tak hanya itu, bila ada produk yang Anda kehendaki Anda pun dapat memesannya dengan praktis melalui transaksi online.

Di jaman sekarang ini orang tak lagi memandang konsep ini sebagai bangunan yang aneh, sebaliknya justru akan terlihat keren dan unik. Selain itu untuk menekan pengeluaran Anda juga tak perlu melakukan renovasi besar-besaran, hanya cukup mengubah tampilan interiornya. Contohnya dengan menambahkan Bata Expose Bekasi jenis bata hias atau tempel pada dinding rumah. Selamat mencoba!

Bata Tempel Natural Seketika Mengubah Konsep Rumah

Setelah beberapa tahun atau malah beberapa decade menghuni rumah yang Anda tempati sekarang tentu kadang rasa bosan muncul. Tentu saja sebagai solusinya pindah rumah, melakukan renovasi besar-besaran dengan membongkar rumah, atau mengganti seluruh furniture bukanlah pilihan yang bijaksana. Nah, bila Anda ingin melakukan make over untuk istana Anda tersebut dengan gaya klasik tapi tetap elegan sebagaimana rumah-rumah tempo dahulu, pengaplikasian bata tempel natural bisa menjadi alternatif pilihan dengan mengubah tampilan dinding. Simak ulasannya.

Menggunakan bata tempel natural untuk mengubah suasana rumah

Penggunaan bata tempel natural juga sangat direkomendasikan mengingat ongkos yang dibutuhkan tak akan terlalu membengkak namun cukup untuk mempercantik rumah. Sebelumnya, mungkin Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan bata tempel cadding brick. Ini adalah jenis batu bata yang terbuat dari semen dan pasir dan lebih bersifat dekoratif atau hiasan yang bisa langsung ditempelkan pada dinding bangunan.

Tujuan pengaplikasikan cadding brick ini adalah untuk memberikan tampilan bahwa dinding rumah Anda terbuat dari batu bata expose. Artinya, tanpa perlu membongkar dinding yang telah diplamir dan dicat rapi kita dapat lebih mudah membuat dinding bata expose dengan batu hias tempel ini. Artinya Anda bisa lebih menghemat waktu, dana, dan tenaga untuk mempercantik rumah. Nah, asyik, bukan? Bayangkan berapa ongkos yang harus terbuang bila harus melakukan renovasi total.

Tampilan alami bata tempel natural

Beberapa dari Anda mungkin khawatir bahwa batu hias ini tampak “palsu” pada dinding rumah sehingga hasilnya justru terlihat aneh. Tetapi ini tak perlu ditakutkan, karena faktanya para tamu yang berkunjung, bahkan Anda sendiri tak akan dapat membedakan dinding yang sungguh-sungguh dibangun dengan teknik expose dan dinding biasa yang diberi batu hias tempel.

Ini karena bata tempel natural memang dibuat sangat mirip dengan bata expose baik dari segi warna, tekstur, hingga pembakarannya. Satu lagi keunggulan batu hias tempel ini adalah penggunaan zat pewarna khusus yang tak akan mudah pudar walaupun telah cukup lama dipasang. Nah, jadi tak perlu lagi  menerapkan bata tempel  ini baik untuk dinding dalam rumah atau luar rumah Anda demi menghadirkan tampilan hunian yang klasik serta elegan.

Keunggulan lainnya dari produk inovatif ini adalah mempunyai penampang yang solid dan kokoh sehingga tak gampang menyerap air. Jadi ketahanannya terhadap jamur akan terjamin dan tampilan dinding tetap cemerlang dalam waktu yang lama. Untuk perawatannya pun tak membutuhkan bahan atau keterampilan khusus, Anda hanya perlu membersihkannya dengan air bila dinding sudah terlihat kotor atau kusam.

Dari segi pemasangannya, bata tempel hias ini juga cukup mudah diaplikasikan. Anda hanya diharuskan menggunakan nat lalu mengoleskan campuran bahan bonding dan semen ke atas plester kasar, berikutnya Anda tinggal menempelkan bata hias sesuai pola yang diinginkan. Cukup sederhana, bukan? Di masa mendatang teknik menghias dinding dengan batu bata tempel ini akan semakin banyak diminati karena orang mulai beralih dari konsep bangunan yang modern dan futuristik menjadi hunian dengan nuansa klasik, alami, sekaligus elegan.

Untuk menegaskan konsep tersebut pada hunian Anda terapkan pula sedikit make over pada interiornya. Anda bisa menambahkan perabotan dengan tema lawas namun tetap simple agar semakin sinkron dengan rumah minimalis Anda. Nah, semoga informasi tentang bata tempel natural ini bisa menjadi inspirasi untuk Anda.

Bata Expose Tempel Dan Aneka Kelebihannya

Untuk mengubah tampilan dinding pun Anda tidak perlu membongkar dinding, melainkan menempelkan bata expose tempel yang tengah menjadi trend bangunan rumah saat ini. Mengubah tampilan rumah menjadi unik dan berbeda saat ini Anda tak perlu repot-repot dengan membongkar rumah atau melakukan renovasi. Anda bahkan tidak perlu membeli aneka pernik rumah yang mahal-mahal untuk mempercantik interior rumah Anda. Bagaimana kalau mengubah tampilan dinding? Bisa pada seluruh ruangan pada rumah Anda, atau hanya pada ruangan tertentu saja.

Bata expose tempel 

Untuk menampilkan nuansa artistik yang unik Anda dapat menempelkan bata expose tempel pada dinding sesuai dengan pola yang Anda inginkan. Pada pemasangannya, nat antar bata tidak perlu diisi agar permukaan bata tampak rapi seperti pemasangan bata gosok. Proses ini akan semakin mudah karena pada kenyataannya sifat bata expose ini menempel pada permukaan tembok. Saat ini bata tempel telah tersedia dalam corak, warna, dan tekstur yang beraneka rupa yang dapat Anda pilih sesuai selera. Bata tempel terakota dapat menjadi alternatif jika bidang dinding yang hendak Anda tempel dengan bata hias cukup luas. Tetapi kekurangannya adalah terlihat kurang alami karena batu buatan ini sangat presisi dan seragam.

Kelebihan bata expose tempel

Kelebihan bata expose tempel antara lain adalah: Anda tidak perlu membongkar dinding rumah untuk memasang batu tempel ini, batu tempel yang terbuat dari tanah liat (bukan dari campuran semen dan pasir) terlihat lebih natural, batu bata buatan tersedia dalam berbagai warna yang dapat menyesuaikan kebutuhan Anda, harga batu tempel ini lebih murah daripada keramik, dinding dengan hiasan bata tempel akan memberikan kesan klasik, tradisional, juga alami, dan yang terakhir, Anda tidak akan dapat membedakan antara dinding yang memang dibentuk dari batu merah expose dengan dinding yang ditempel oleh batu hias. Jendela dengan bingkai bernuansa tradisional dan tambahan berupa perabotan antik atau lawas akan semakin menonjolkan unsur tradisional di rumah Anda. Tertarik untuk mencoba?

Bata Expose Tempel Sebagai Trend Bangunan Modern

Bila Anda berencana mengubah tampilan rumah dalam waktu dekat ini dan sedang mencari model bangunan yang sedang menjadi trend, mungkin Anda bisa mempertimbangkan penggunaan bata expose tempel sebagai referensi. Bata tempel ini berfungsi untuk mengubah bentuk dinding Anda sehingga mengesankan bahwa tembok rumah dibentuk dengan teknik expose. Teknik expose adalah pembangunan dinding dengan menggunakan bata merah expose berupa bata balok yang bertujuan untuk memperlihatkan tekstur dan bentuk bata sehingga dinding tidak perlu diaci dan diplester. Dengan dinding seperti ini rumah Anda akan menampilkan kesan alami, klasik, dan tradisional.

Bata expose tempel dan jenis-jenisnya
Penggunaan bata expose tempel adalah alternatif untuk membuat rumah tampil cantik dan berbeda tanpa melakukan perombakan pada dinding. Batu tempel terbuat dari tanah liat pilihan yang untuk pemasangannya cukup ditempelkan pada dinding sebagaimana memasang keramik. Jenis-jenis bata tempel di pasaran yang dapat Anda pilih adalah bata tempel natural halus cutting, natural super, terakota natural, dan bata tempel variatif. Sementara untuk pemasangannya dapat dilakukan dengan dua pilihan yaitu tanpa nat atau dengan nat. Nat adalah bahan yang digunakan untuk penguat bata yang ditempel.

Bata expose tempel dan kelebihannya
Kelebihan bata expose tempel bagi rumah Anda adalah menampilkan nuansa klasik dalam rumah bagaikan hunian tempo dulu di Eropa. Rumah dengan dinding yang dibentuk dari bata tempel akan terlihat lebih natural dan kental suasana pedesaanya. Biaya renovasi juga akan dapat ditekan karena Anda tidak perlu melakukan perubahan besar. Tidak memerlukan perawatan khusus untuk dinding, coating ulang sudah cukup untuk membuat dinding terlihat bagus.

Jika Anda adalah penggemar barang atau furniture antik dan klasik, maka dinding seperti ini sangat cocok sebagai pasangannya. Pemasangan bata tempel dapat Anda lakukan pada dinding dalam rumah maupun dinding di luar rumah, pada seluruh ruangan atau hanya pada ruangan tertentu saja mengikuti selera Anda. Jika tertarik menggunakan teknik bata expose tempel ini pada rumah Anda, Anda dapat melakukan survey kecil di internet untuk mengetahui aneka jenis bata tempel ini pada berbagai online shop bangunan.

Kreasi Bata Sebagai Dinding Taman di Luar Rumah

Salah satu material wajib dalam proses pembangunan sebuah hunian, pagar, atau konstruksi lainnya adalah bata. Bahan baku bangunan ini cenderung diperlakukan sebagai material dasar yang kemudian ditutupi dengan plester. Memang, iklim tropis Indonesia dapat mempengaruhi ketahanan bata jika dipasang di luar. Namun, teknologi terbaru telah membuat segalanya mungkin. Anda tetap bisa mempertahankan eksotisme dan keindahannya namun tetap mempertahankan keawetannya. Misalnya adalah dengan menggunakan coating atau pelapis khusus. So, apakah anda tertarik untuk berkreasi di luar ruangan dengan batu ini?

Kreasi bata untuk hiasan di luar rumah

Batu bata telah menjadi salah satu material penting untuk konstruksi, termasuk di luar rumah. Berikut adalah beberapa idea desain outdoor yang memanfaatkan bahan ini:

  • Dinding taman dari bata
    Taman kecil di samping rumah bisa anda percantik dengan mengaplikasikan bata di salah satu dindingnya. Susun batu dengan formasi tertentu, atau selang-seling. Selain berfungsi sebagai pelindung tanaman hias dari serangan eksternal seperti serangan anjing, dinding dari bata ini bisa menjadi media untuk berkreasi. Misalnya, gantung pot-pot kecil di dinding, atur sedemikian rupa sehingga tampilannya lebih manis.
  • Sebagai pot
    Anda bisa membangun media tanam berbentuk kotak atau bundar untuk tanaman hias. Media tanam seperti ini cocok ditempatkan di sudut taman, atau bahkan sebagai pembatas taman dan sekaligus berfungsi sebagai pagar.

Susunan bata untuk taman

Hasil akhir dari bata expose dipengaruhi oleh susunannya. Anda bisa berkreasi untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih artistik. Mungkin tidak semua jenis bata cocok dengan setiap susunan. Berikut adalah beberapa susunan bata yang bisa anda coba.

  • Disusun
    Ini adalah metode pemasangan paling konvensional, di mana bata disusun secara horizontal maupun vertical dan membentuk sebuah dinding. Namun, anda tetap bisa berkreasi dengan membentuk susunan yang lebih kreatif. Misalnya, anda bisa membentuk formasi tersebut dengan menyisakan ruang-ruang antar bata, sebagai saluran untuk sirkulasi udara dan cahaya.
  • Ditempel
    Dengan sistem ini, anda tidak menyusun batu seperti biasa, namun ditempel ke media plester sebagai hiasan. Cara ini cocok untuk bata expose yang berbentuk tipis, layaknya keramik. Misalnya, kolom struktur bisa dihiasi untuk menampilkan suasana alami di dalam maupun di luar ruangan.
  • Ditonjolkan
    Anda bisa menyusun batu bata secara selang-seling antara ditanam dan ditonjolkan, sehingga membentuk formasi tertentu. Bagian yang ditonjolkan hanya beberapa sentimeter, sehingga kekuatan struktur akan tetap bisa dipertahankan. Dengan sistem ini, tekstur permukaan yang dihasilkan akan lebih unik dan artistik, sehingga dinding yang dihasilkan tidak terkesan hambar.

Selain cara di atas, anda masih memiliki pilihan lain, yakni menanam satu sudut bata expose dan menyusunnya sedemikian rupa hingga membentuk formasi tertentu. Media tanam yang digunakan adalah beton atau tanah. Sistem tanam seperti ini cocok untuk dinding taman yang sekaligus berfungsi sebagai pagar pembatas.

Bata Ringan untuk Membangun Rumah Secara Efektif dan Efisien

Setiap pemilik rumah tentunya menginginkan pembangunan yang hemat biaya dan cepat. Salah satu alternatif yang bisa dicoba adalah menggunakan bahan material berupa bata ringan untuk pembangunan rumah yang cepat. Namun, proses pembangunan rumah memang identik dengan biaya yang besar, bahan baku dan ongkos pembuatan yang mahal serta rancangan yang rumit. Seiring berkembangnya teknologi di bidang konstruksi rumah, saat ini biaya dapat ditekan dan proses dipercepat dengan menggunakan bahan baku yang sesuai.

Kelebihan Bata Ringan untuk Bangunan

Bata ringan memiliki sifat yang tahan terhadap api dan cuaca yang bergonta-ganti. Hal ini dapat meminimalisir terjadinya kebakaran rumah. Selain itu, bata ringan dibuat dengan semen sehingga kedap air. Anda tidak perlu risau dengan masalah jamur yang kerap menempeldi dinding. Sifatnya yang kedap suara juga memberikan kenyamanan tersendiri bagi penghuni rumah yang menginginkan privasi saat berada di dalam rumah. Bata jenis ini sangat cocok digunakan untuk anda yang membangun rumah di tepi jalan raya, dekat dengan rel kereta api, dekat dengan  bandara atau di daerah perkotaan yang bising.

Bata ringan umumnya memiliki ukuran yang besar sehingga pengerjaannya cepat. Di sisi lain kekurangan utamanya adalah sulitnya plester menempel karena bahan pembuatan bata ringan sangat halus. Jalan keluarnya dengan menggunakan semen yang memiliki daya rekat tinggi.Beberapa  jenis bata ringan yang perlu anda ketahui adalah :

  • Tipe CLC (Cellular Lightweight Concrete), yaitu bata ringan yang menggunakan bahan dasar berupa pasir, foam, semen, air dan dibentuk dengan proses yang natural.
  • Tipe AAC (Autoclaved Aerated Concrete) yaitu bata ringan yang dibentuk dengan tekanan uap tinggi serta berbahan dasar dari kombinasi pasir silika, semen kapur serta air.

Kiat Jitu Membangun Rumah dengan Biaya Minimalis

Ukuran batu bata ringan pada umumnya adalah 60 cm X 20 cm dengan ketebalan berkisar antara 8-10 cm. Dibutuhkan sekitar 8 buah bata ringan untuk pemasangan dinding seluas 1 m2. Selain menggunakan material berupa bata ringan, ada kombinasi bahan material lain yang dapat anda terapkan untuk menekan biaya pembangunan rumah.

  • Untuk membangun pondasi rumah, pastikan bahan material yang digunakan kuat. Bahan material paling kuat adalah batu kali. Namun, untuk menekan biaya pembuatan pondasi, anda bisa mengganti batu kali dengan batu putih.
  • Menggunakan baja yang kuat untuk kerangka bangunan
  • Pastikan pintu, jendela dan kusen terbuat dari material yang berkualitas seperti kayu jati yang awet dan tidak membutuhkan banyak perawatan.

Singkatnya, pembangunan rumah dalam waktu singkat dan biaya hemat harus didukung dengan kualitas yang setara, seperti pemilihan material yang tepat. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang kelebihan dan kelemahannya, termasuk hal-hal yang harus dihindari pada dinding bata ringan. Dengan demikian, anda bisa meminimalisir hal-hal yang dapat merugikan, seperti runtuh akibat beban yang terlalu berat atau dirusak oleh maling.

Kreasi Dinding Rumah Artistik dengan Bata Expose

Dinding rumah bisa dibikin menarik, cantik dan unik tanpa harus memasang aksesoris mahal seperti pajangan senilai jutaan rupiah. Dengan memasang bata expose, dinding rumah anda akan berkesan natural dengan nuansa yang menyatu dengan alam. Selain itu, cara praktis ini dipilih untuk mengekspos dinding dengan tampilan baru.

Bata jenis ini adalah tren dalam desain hunian modern, untuk mendukung konsep hunian asri. Tidak hanya memiliki kesan alami, rumah dengan dinding dari bata ini juga nampak sangat artistik, karena tersedia banyak pola yang sangat unik sehingga mampu mempertajam kesan artistik pada dinding rumah.

Kelebihan Penggunaan Bata Expose

Yu Sing, seorang arsitektur handal dari Akanoma menyebutkan bahwa penggunaan bata expose untuk dinding rumah memiliki banyak keunggulan. Diantaranya:

  • Menghemat material dan biaya yang dikeluarkan untuk memplester dinding rumah.
  • Menghemat biaya perawatan. Bata ini tidak perlu dijaga karena teksturnya tidak semulus dinding yang diberi cat tembok, dan bahkan tidak bisa dicoret.
  • Membuat suasana rumah kian artistik sehingga meningkatkan kenyamanan penghuninya.
  • Pola pemasangan bata ini bisa disesuaikan dengan desain yang sesuai keinginan.

Meski tidak membutuhkan banyak perawatan, anda tetap harus melakukan beberapa langkah agar dinding rumah anda terlihat tetap bersih dan rapi. Untuk menghindari debu dan mencegah perkembangbiakan jamur, oleskan lapisan coating yang ramah lingkungan. Bersihkan secara berkala dan lapisi kembali dengan pelapis anti air. Coating yang digunakan sama dengan yang dipakai saat melapisi batu alam.

Ide dinding artistik dengan bata expose

Namun, untuk menambah nilai seninya, anda bisa memilih jenis batu batas expose khusus yang digunakan untuk menghadirkan suasana etnik maupun ekositis di dalam ruangan. Berikut adalah dua alternatif batu bata untuk dinding artistik di dalam rumah.

  • Batu bata halus berongga, ditandai dengan model seperti hollow brick. Batu bata ini digunakan khusus untuk expose. Rongga di tengahnya berfungsi untuk memperkuat sambungan antar bata dan untuk meredam hawa panas di dalam ruangan. Karena batu ini didesain dengan permukaan yang licin, bukankah lebih baik dipajang apa adanya daripada ditutup dengan plester. Batu bata berongga ini cocok digunakan untuk partisi.
  • Batu bata bertekstur. Bata expose ini cocok digunakan sebagai elemen dekoratif untuk dinding luar rumah, seperti dinding depan atau bagian lainnya yang tidak terkena air hujan. Tekstur yang dihasilkan terlihat seperti relief, jadi anda tidak memerlukan relief khusus, karena garis-garis atau guratan-guratan yang dimilikinya sangat unik.

Hasil akhir dari kreasi dinding yang anda hasilkan dengan penggunaan batu bata ini tetap saja dipengaruhi oleh susunannya. Sebenarnya, tidak ada aturan baku untuk menyusunnya; semuanya tergantung kreativitas dan hasil akhir yang anda inginkan. Setiap susunan akan menghasilkan karakter yang berbeda. Misalnya, anda bisa menyusunnya secara berselang-seling setiap barisnya atau setiap kolomnya.

Beragam Jenis Batu Bata

Sebelum memutuskan untuk membangun rumah, sebaiknya kita mencari informasi sebanyak mungkin tentang bahan bangunan yang akan kita gunakan. Untuk membangun dinding tentu batu bata adalah bahan yang sudah sangat kita kenal, tetapi sesungguhnya batu pengisi dinding itu mempunyai beberapa jenis tergantung dari bahan pembuatnya, yaitu bata merah, bata hebel, atau bata ekspos, dan bata ekspos tempel.

Jenis-jenis batu bata

  • Bata merah
    Batu bata merah adalah jenis pengisi dinding yang paling banyak digunakan baik pada bangunan lama maupun bangunan modern, dan hingga kini masih menjadi pilihan banyak orang walaupun sudah ada penemuan baru untuk mengisi dinding rumah seperti batako atau hebel. Faktor yang menyebabkan material ini masih banyak diminati adalah karena terbukti awet, kuat, murah dan mudah didapatkan. Selain itu kelebihan bata merah adalah membuat ruangan di dalam rumah lebih sejuk, tidak mudah retak, dan tahan api. Tetapi kekurangan material ini adalah berat sehingga membebani struktur penopang, membutuhkan banyak perekat sehingga agak boros, karena bentuknya tidak seragam jadi sulit memasangnya dengan rapi.

Secara umum batu bata digolongkan menjadi 2 jenis yaitu,

  1. bata tanah liat
    Bata tanah liat yang memiliki warna dan tekstur permukaan yang sembarang sering digunakan untuk mengisi dinding yang nantinya masih membutuhkan finishing berupa lapisan plester dan pengecatan. Sementara bata yang digunakan untuk membentuk dinding dan tetap diperlihatkan tekstur dan warnanya sebagai model dinding, disebut dengan bata merah ekspos. Bata merah ekspos memang berbentuk lebih rapi daripada  bata merah dari tanah liat tetapi berharga lebih mahal.
  2. bata campuran pasir dan kapur.
    Batu bata yang terbuat dari campuran pasir dan kapur dalam proses pembuatannya perbandingannya dalah 1:8 dengan cara air ditekankan ke dalam bahan sehingga memungkinkan terbentuk bata yang kokoh. Bata ini sering digunakan pada dinding yang terendam air sehingga harus sangat kuat dan tidak keropos.
  • Bata ringan atau hebel
    Bila batu bata merah banyak dibuat secara tradisional dengan tenaga manusia, maka bata ringan atau hebel dibuat secara pabrikan dengan menggunakan mesin. Tujuan pembuatan hebel adalah agar dapat mengurangi beban struktur bangunan daripada jika menggunakan bata merah. Selain itu bentuk yang rapi dan teratur akan mempercepat pemasangan dan menghemat bahan yang digunakan untuk merekatkan material. Selain itu penggunaan bata ringan juga dapat mengurangi sisa material pada saat pembangunan dinding rumah. Bata hebel dapat membuat pembangunan dinding berjalan lebih cepat dan rapi karena ukuran dan bentuknya yang standart. Sesuai dengan namanya, bata ini lebih ringan daripada bata merah biasa sehingga mengurangi beban penyangga. Sementara kekurangannya adalah harganya lebih mahal dan tidak semua toko bangunan menjual batu bata ringan.

Nah, setelah mengetahui sekilas tentang jenis batu bata di atas, Anda dapat mempunyai gambaran akan menggunakan material apa untuk rumah impian.

Rumah Minimalis dengan Bata Expose

Mendengar kata rumah minimalis, biasanya yang terbayang adalah rumah dengan dinding mulus berwarna netral, plus perabot yang bentuknya sederhana dan tidak terlalu banyak hiasan. Akan tetapi, jika Anda tidak pandai mengaturnya, rumah seperti ini justru akan kelihatan kosong dan bukannya modern. Rumah minimalis dengan bata expose membantu Anda agar rumah tidak kelihatan kosong, padahal sebenarnya dindingnyalah yang memberi kesan ramai karena tekstur bata.

Rumah Minimalis dengan Tekstur

Rumah minimalis biasanya berkesan kosong karena dinding rumah yang mulus tidak terlalu banyak ditempeli aksesoris atau aksen. Dengan rumah bata expose, rumah minimalis mungkin masih terlihat sederhana tetapi tidak kosong. Hal ini karena tekstur dan corak batanya membantu ‘mengisi’ kekosongan sehingga Anda bisa berkreasi dengan sedikit aksesoris dan perabot modern yang bentuknya tidak begitu heboh. Menghias rumah dengan variasi tekstur juga merupakan tips desain umum agar Anda tidak perlu menumpuk banyak barang hiasan.

Anda bisa memadukan dinding bata expose dengan perabot kontemporer yang tidak memiliki banyak ukiran atau detail rumit; sebuah sofa putih panjang dan meja kopi sederhana bisa menjadi paduan yang serasi dengan bata expose di belakangnya, sementara barang yang sama mungkin masih membuat sebuah ruangan yang dicat terasa kosong (jika tidak ditambah sedikit hiasan atau aksen). Tambahkan rak buku kayu sederhana, mungkin sebuah kursi rotan dan beberapa foto di bingkai kayu gelap, dan jadilah runagan bergaya minimalis yang unik.

Rumah minimalis biasanya bermain dengan paduan warna untuk menghindari kesan kosong; Anda juga bisa melakukannya dengan rumah bata expose. Paduan yang sudah disebutkan misalnya sofa putih dan dinding bata, atau kursi rotan warna gelap dengan bantal terang. Anda bisa juga memberi aksen berupa lampu kuningan pada pilar bata expose, atau menempatkan foto-foto berdasar putih di dinding bata yang merah gelap.

Ide rumah minimalis dengan bata expose membuat rumah menjadi nampak hidup walaupun barangnya tidak banyak. Dengan bata expose, Anda bisa berkreasi dengan desain minimalis tanpa takut rumah menjadi kelihatan hampa dan kosong.

Bata Hias dan Expose

Jika Anda sudah bosan dengan hiasan taman dari semen atau dinding rumah yang mulus-mulus saja, cobalah berkreasi dengan bata hias dan expose. Bata expose, terutama, merupakan tren klasik pembangunan rumah yang dipopulerkan lagi di jaman modern. Selain irit, hiasan taman atau dinding rumah menggunakan bata expose menonjolkan kesan klasik seperti jaman dulu, dan natural seperti di rumah pedesaan.

Bata Expose untuk Bata Hias

Bata expose cocok untuk bata hias karena permukaannya lebih mulus dan halus dibandingkan bata biasa, sehingga tidak akan berkesan sebagai bangunan yang belum selesai. Bahkan, ada bata expose yang dibuat dalam bentuk khusus, misalnya berongga di depan atau dibentuk tipis mirip genteng, diberi tekstur agak kasar, dan ada juga yang bisa dipahat membentuk ukiran seperti bata expose Bali.

Kilauan dan bentuk yang rapi pada bata expose karena dalam pembuatannya bata ini dicampur banyak lumpur, dipres, diolesi sedikit solar lalu dibakar dengan kayu bakar. Ada bata yang pembuatannya sangat halus dan rapi, ada juga yang masih punya kesan sedikit kasar (biasanya yang dibuat pengrajin dengan hanya menggunakan tangan). Tetapi saat ini justru banyak orang yang senang menggunakan bata expose buatan pengrajin karena kesan alaminya. Bata expose bisa dibeli satuan atau borongan, karena penggunaannya tidak selamanya untuk membangun rumah dari awal. Anda bisa membeli tergantung kebutuhan.

Ide Penggunaan Bata Expose untuk Bata Hias

Bata expose bisa murni dijadikan dekorasi. Misalnya, dinding bata expose yang bagian depannya sengaja dilubangi lalu di sela-selanya diberi tanaman rambat dan pot gantung. Ada pula bata expose yang dijadikan aksen (bukan menutupi seluruh dinding) di dalam rumah. Biasanya, satu sisi dinding diberi bata expose untuk memberi kesan ada banyak tekstur dan membuat rumah menjadi berbeda. Bata expose juga sering dijadikan pilar hias di dalam rumah atau tempat umum seperti restoran, dan pilar ini diberi aksen seperti lampu, gambar, foto, pot bunga dan sebagainya. Kesannya sederhana tetapi unik.