Bata Expose Bali Untuk Tampilan Rumah Bergaya Tradisional

Sebagai tempat dengan kehidupan pariwisata yang begitu gemerlap pulau Dewata Bali memang sangat menggelitik untuk dieksplor dari berbagai sisi, termasuk dari segi arsitekturnya. Bila Anda pernah mengunjungi Bali tentu sering mendapati berbagai bangunan mulai dari rumah, tempat ibadah, gapura, dan sebagainya yang bernuansa natural sekaligus eksotis dengan citra seni yang tinggi. Salah satunya adalah dengan pengaplikasian Bata expose Bali yang memang mempunyai karakter tersendiri bila dibandingkan dengan jenis bata expose lainnya. Bila dicermati dengan teliti dinding-dinding bangunan dengan bata expose dari Bali ini akan mengingatkan kita pada model bangunan-bangunan tempo dulu sehingga nuansa klasik benar-benar terasa.

 

Pengertian Bata expose Bali pasang dan tempel

Secara umum ada dua jenis bata expose yaitu bata tempel pasang dan tempel. Yang dimaksud bata expose pasang adalah jenis bata expose yang dalam pengaplikasiannya sebagaimana memasang bata merah biasa hanya saja hasil susunan lebih rapi dengan nat yang lebih tipis. Sementara bata expose tempel adalah jenis bata yang dalam pemasangannya sebagaimana memasang keramik.

Bila Anda menginginkan tampilan dinding Anda berubah dengan bata expose tetapi tak ingin membongkar dinding rumah maka Anda dapat memilih produk bata expose tempel. Sementara, bila dinding belum dibangun, maka Anda bisa membangun dinding dengan bata pasang. Untuk mendapatkan produk Bata expose Bali Anda bisa browsing di internet sehingga dapat memilih toko terbaik dan terpercaya. Beberapa point yang bisa menjadi pertimbangan Anda adalah, kualitas, harga, dan jenis produk.

Dari segi pemasangan untuk jenis bata expose Bali memang agak rumit bila dibandingkan memasang bata expose biasa. Inilah sebabnya diperlukan tenaga ahli atau berpengalaman. Anda bisa menggunakan produk batu expose Bali untuk menghias rumah, kantor, pertokoan, restoran, café, dan berbagai elemen bangunan lainnya. Masyarakat Bali percaya bahwa pengaplikasikan bata dengan corak tradisional tersebut merupakan salah satu partisipasi untuk melestarikan budaya Bali.

Yang unik dari produk Bata expose Bali dibandingkan bata expose dari daerah lainnya adalah mempunyai corak yang langka. Pada proses finishing bata jenis ini pun berbeda dengan bata expose lainnya, yaitu harus ditaburi semen terlebih dahulu sebelum kemudian digosok hingga menempel. Pembuatan produk yang rumit tentu berbanding lurus dengan harga produk yang juga lebih mahal, bahkan hingga 2 kali lipat harga batu bata expose biasa. Tetapi jangan merasa sayang membeli dan mengaplikasikan produk bata expose ini untuk rumah Anda.

Setelah mendapatkan informasi tentang produk bata expose dari Bali Anda juga sebaiknya mengetahui cara merawat dinding tersebut. Simak ulasannya.

  1. Mengaplikasikan nat ubin akan membuat dinding dari bata expose tetap awet karena nat akan merekatkan bata sekaligus mencegah air terserap masuk. Jadi penggunaan bahan ini untuk mengisi celah-celah dinding akan melindungi dinding dari kelembapan. Menggunakan nat ubin dengan warna yang kontras dengan dinding juga akan memberikan tampilan yang unik dan artistik.
  2. Untuk mencegah dinding keropos Anda bisa menggunakan sealer sebagai pelapis. Dengan pengaplikasian sealer dinding akan terlindung dari debu, sekaligus kelembaban. Anda juga bisa menggunakan sealer dengan glossy finish look sehingga dinding terlihat berkilat seperti dicat.
  3. Sebelum menerapkan material pelapis, terlebih dahulu dinding harus dibersihkan dengan bahan campuran air dan cuka serta scrubbing dengan sikat berbulu.

Nah, tak perlu ragu lagi bila hendak menerapkan Bata expose Bali untuk hunian Anda.

Ini Keunggulan Bata Merah Expose Dibandingkan Bata Biasa

Layaknya trend pada bidang fashion  yang selalu berputar, dalam bidang arsitektur dan interior, kecenderungan untuk menerapkan teknik tertentu seperti yang di masa dahulu pernah diminati bisa saja terulang beberapa tahun atau decade kemudian. Yang termasuk dalam pengulangan trend ini adalah pengaplikasikan bata merah expose pada bangunan-bangunan modern, termasuk untuk hunian yang berkonsep minimalis dengan ukuran lahan yang terbatas.

Seperti yang kita ketahui, bata expose merah ini sejak dahulu digunakan sebagai pembentuk dinding untuk rumah-rumah di pedesaan Eropa serta Amerika dan sekarang marak kembali digunakan untuk bangunan-bangunan modern. Dengan mengaplikasikan bata expose ini Anda juga dapat menekan dana untuk pembangunan dinding karena tak perlu lagi melaksanakan tahapan berikutnya setelah pembangunan dinding yaitu pelapisan dengan plamir dan pengecatan. Jadi, semakin hemat, bukan?

Ini karena salah satu tujuan memasang bata expose adalah memperlihatkan bentuk dan struktur batu batanya. Dengan demikian tampilan rumah akan semakin unik untuk Anda yang menghendaki hunian dengan berkonsep klasik, alami, serta artistik tentunya. Tetapi selain demi mewujudkan konsep tersebut pada rumah Anda, bata merah expose juga mempunyai beberapa kelebihan bila dibandingkan jenis batu bata biasa. Simak ulasannya berikut ini.

Bata merah expose VS bata biasa

Demikian ini adalah keunggulan bata expose bila dibandingkan bata biasa sebagai referensi Anda.

Lebih hemat dana dan tenaga

Dibandingkan bata biasa, aplikasi bata expose akan  lebih menghemat dana serta tenaga. Ini karena Anda tak perlu membeli material untuk melakukan tahap berikutnya setelah pemasangan, yaitu plester dan pengecatan serta menyewa pekerja untuk pekerjaan tersebut. Bandingkan dengan pemasangan bata biasa yang membutuhkan tahapan-tahapan berikutnya setelah pemasangan agar menjadi dinding yang sempurna

Perawatan lebih mudah

Bata merah expose juga tak memerlukan perawatan khusus sebagaimana dinding bercat yang harus dijaga kebersihannya agar tetap mulus. Permasalahan ini sering terjadi pada keluarga dengan anak-anak atau balita yang senang sekali mencoret-coret dinding. Dengan demikian, selain praktis Anda juga tak perlu menghabiskan dana untuk biaya perawatan.

 

Tampilan rumah lebih unik

Rumah-rumah dengan dinding konvensional tak ubahnya seperti hunian atau gedung yang lain sehingga tak akan tampak terlalu menarik perhatian. Berbeda halnya dengan rumah yang menerapkan bata expose yang pasti akan tampak unik dan berbeda. Jenis bata yang demikian ini cocok sekali diterapkan bagi Anda yang menghendaki rumah dengan konsep alami, klasik, namun tetap elegan.

Selain beragam keunggulan tersebut, bata expose sayangnya juga masih mempunyai kelemahan yaitu gampang menyerap air dan debu sehingga menjadi tempat yang ideal untuk tumbuhnya jamur. Apalagi di suhu yang lembab sebagaimana tanah air kita dan pada bata expose yang dipasang di luar ruangan. Tetapi jangan berkecil hati karena ada solusi untuk masalah ini, yaitu Anda harus melapisi dinding bata expose dengan cairan khusus yang dapat melindungi dinding.

Lalu kelemahan bata expose lainnya adalah harganya yang lebih mahal bila dibandingkan batu bata konvensional, yang bisa mencapai hingga 5 kali lipatnya, walaupun Anda juga bisa berhemat karena tak perlu melakukan pelapisan kedua serta pengecatan. Tampilan bata expose memang lebih artistik, presisi, dan rapi sehingga tampak indah di rumah Anda, tentu tak mengherankan bila harganya dibandrol lebih mahal dibanding batu bata biasa karena proses produksinya lebih rumit.

Untuk mendapatkan inspirasi desain rumah dengan penerapan bata merah expose Anda bisa browsing di internet. Semoga bermanfaat!

Bata Expose Untuk Rumah Minimalis Alami

Gaya hidup kembali ke alam atau back to nature saat ini semakin marak saja dan mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan termasuk dalam bidang arsitektur. Semakin  banyak masyarakat yang menghendaki huniannya bernuansa alami nan asri terutama mereka yang bertempat tinggal di kawasan perkotaan. Salah satu alasannya adalah rumah  dapat sekaligus menjadi sarana “pelarian” sejenak dari atmosfer perkotaan yang sibuk, mempunyai tingkat stress tinggi, serta ritme hidup yang luar biasa cepat. Lalu bagaimana bila hunian Anda tergolong berkonsep minimalis dengan lahan yang terbatas mengingat harga tanah di kawasan perkotaan yang melangit? Jangan berkecil hati dulu karena Anda dapat mengaplikasikan bata expose untuk menciptakan suasana alamidi  rumah Anda.

Bata Expose

Mengaplikasikan bata expose untuk kesan alami pada rumah

Jadi bila Anda tengah mencari inspirasi untuk membuat istana  Anda tampak alami dan eksotis tanpa menghabiskan budget  yang terlalu besar, mungkin pengaplikasikan bata expose adalah solusi yang dapat dipertimbangkan. Apa itu bata merah expose? Bagi yang belum pernah mendengarnya, bata merah expose berbeda dengan jenis bata biasa yang umum digunakan untuk membangun dinding rumah atau gedung.

Dengan menggunakan bata merah expose Anda tak perlu lagi  menutup bata ini dengan semen dan plamir atau bahkan mengecatnya. Tujuan pemasangan bata merah ini adalah memunculkan sisi artistik rumah dengan sengaja memperlihatkan tekstur bata bata pembentuk dinding. Dengan begitu rumah Anda  menjadi sebagaimana rumah-rumah di kawasan pedesaan Eropa. Menarik sekali, bukan?

Bata expose lebih ramah lingkungan dan hemat

Dengan mengaplikasikan bata expose, sekali lagi dinding rumah  Anda tak lagi perlu disemen, diplester, dicat, atau diberi pelapis wallpaper, artinya Anda akan dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan tersebut. Jadi, selain lebih hemat, konsep tersebut juga lebih ramah lingkungan sehingga artinya Anda turut berpartisipasi dalam pelestarian alam ini. Konsep  yang sangat sesuai bagi mereka yang bertekad kuat menerapkan pola hidup bersahabat dengan alam serta back to nature dalam keseharian.

Tak hanya dapat digunakan untuk membangun dinding bagian dalam rumah atau interior, bata merah ekspose juga cocok digunakan untuk membangun dinding luar rumah, misalnya untuk taman depan atau belakang rumah Anda. Tetapi karena langsung bersentuhan dengan udara luar, terkena hujan, serta paparan sinar matahari  maka dinding akan lebih  cepat  kusam karena kotoran dan jamur. Untuk mengatasinya Anda harus melakukan perawatan ekstra secara  berkala.

Bata Expose

Alternatif lainnya untuk membuat rumah terlihat unik dan berbeda dibandingkan rumah-rumah lainnya adalah dengan mengaplikasikan bata merah ekspos ini tidak pada keseluruhan hunian, melainkan hanya untuk ruangan-ruangan tertentu saja atau bahkan pada dinding-dinding tertentu saja. Misalnya, hanya pada sebuah sisi dinding yang menjadi partisi atau pembatas ruangan di dalam rumah. Atau bila tidak demikian Anda bisa menerapkan sendiri ide-ide serta kreativitas Anda.

Tak hanya berwarna merah, Anda juga dapat menggunakan bata expose yang berwarna putih untuk hunian Anda demi menciptakan kesan bersih dan natural. Sebuah ide lagi untuk membuat tampilan artistik rumah semakin menonjol adalah dengan mengisi interior rumah menggunakan perabotan yang serasi dengan konsep alami rumah Anda. Contohnya adalah meletakkan mebel tempo dulu pada ruangan-ruangan tertentu (tak perlu seluruhnya) dengan dinding bata merah atau putih expose.

Terakhir, Anda juga dapat mengaplikasikan dekorasi yang terbuat dari material alami pada rumah seperti unsur kayu, bambu, bebatuan, dan sebagainya pada dinding bata expose. Nah, semoga terinspirasi!

Bata Expose untuk Mempercantik Tampilan Dinding Rumah

Memiliki rumah dengan tampilan interior yang berkesan elegan dan cantik merupakan dambaan setiap pemiliknya. Rumah yang memakai dinding dari bata expose tidak hanya memberikan nuansa elegan, tetapi juga keistimewaan lain seperti daya tarik yang memukau. Jika bata merah expose ini ditata secara rapi, maka kesan eksotis dapat terpancar dengan kuat. Bata merah expose memiliki struktur yang alami, tanpa perlu polesan plester dan aci sehingga tampak tekstur asli serta bentuknya.

Penggunaan bata expose tempel bisa dijadikan alternatif bagi pemilik rumah yang telah memiliki dinding tembok. Hanya saja, pemasangannya agak berbeda. Pemasangan bata expose tempel mirip dengan pemasangan keramik pada dinding. Setelah dinding kokoh dan diplester, maka pengerjaan bata expose tempel dilapiskan. Hal yang perlu diperhatikan adalah kelurusan nat dan hindari ada tetesan air semen agar menghasilkan pemasangan bata tempel yang rapi, terlihat alami dan bersih.

Bata Expose Selaras dengan Ornamen Ruangan

Penataan ornamen lain di dalam ruangan rumah akan menambah semarak dan harmonisasi tampilan ruangan. Berikut kami sampaikan tips penataan rumah dengan dinding bata expose:

  1. Jika ruangan dalam rumah tidak terlalu luas, hindari menaruh lemari yang terlalu besar dan meja rias yang terlalu tinggi. Sebab, hal ini dapat menutupi sebagian besar tampilan dinding bata merah expose atau bata tempel. Selain itu, peletakan lemari yang tidak seimbang dengan ukuran ruangan akan membuat ruangan rumah memiliki kesan sempit.
  2. Posisikan tempat tidur merapat pada dinding agar banyak sisi ruangan yang bisa digunakan.
  3. Hindari memasang ornament atau pajangan dinding yang terlalu ramai dan berat pada dinding yang diberi bata expose tempel.

Bata Expose dan Keunggulan dalam Pemakaiannya

Pada dasarnya, bata merah expose dan bata tempel memiliki warna yang netral sehingga ruangan bisa dihiasi dengan ornament segala warna. Namun, pemasangan ornament yang bersifat natural atau alami akan menambah kuat kesan desa/country dan homy pada rumah anda. Misalnya, pigura dari kayu, ornament berlapis kayu natural dan lain-lain. Rumah yang memiliki dinding dari bata expose sangat bagus jika dipadukan dengan berbagai furniture bergaya etnik dan klasik. Perawatan dinding ini juga mudah, cukup dengan melakukan coating ulang untuk menghindarkan dinding dari udara yang lembab.

Bata Expose untuk Dinding Rumah Bernilai Artistik dan Natural

Nuansa rumah yang menarik akan membuat pemiliknya lebih nyaman beristirahat. Beragam cara dapat dilakukan untuk menyulap tampilan rumah agar menarik, salah satunya dengan penggunaan bata expose pada dinding rumah. Jika dinding rumah sudah berwujud tembok, anda bisa memperbaharui tampilan dengan aplikasi bata expose tempel. Jika dinding rumah belum berbentuk, maka anda bisa menggunakan bata merah expose untuk mempercantik dinding rumah.

Bata merah expose sering disebut dengan bata hias, yaitu batu bata yang terbuat dari tanah liat merah dari berbagai bahan berkualitas tinggi kemudian dikerjakan dengan mesin press hidraulis sehingga menghasilkan bentuk bata yang rapi dan padat. Sehingga, bata jenis ini tidak mudah retak dan kuat. Selain itu, sifatnya tidak mudah pecah dan banyak diminati oleh para pelaksana kerja.

Bata Expose, Tampilkan Nuansa “Back To Nature” pada Dinding Rumah

Dinding rumah yang menggunakan bata expose, baik bata merah expose, bata expose Bali maupun bata expose tempel tidak perlu menggunakan plester lagi dalam proses pemasangannya. Hal ini membuat dinding rumah terlihat natural khas klasik dan “back to nature”. Gunakan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus dan pengalaman tinggi untuk pengerjaan dinding rumah dengan bata merah expose. Sebab, pemasangannya butuh kerapihan dibandingkan pemasangan bata merah biasa untuk dinding rumah. Setelah bata merah expose terpasang, semprotkan coating untuk mencegah tumbuhnya jamur pada dinding serta mengawetkan dinding agar lebih tahan lama.

Bata Expose Kian Laris dan Diminati Khalayak Luas

Penggunaan bata expose kini menjadi primadona yang banyak dilirik. Berdasarkan survey yang dilakukan sebuah majalah tentang Home & Garden, penggunaan bata merah expose di Indonesia mengalami peningkatan pesat di tahun 2014. Hal ini berkaitan dengan selera pasar yang menginginkan nuansa rumah dengan suasana ‘membumi’.

Penggunaan finishing dinding dengan bata merah expose juga diminati oleh banyak orang di luar negeri, khususnya di Negara Bagian Eropa. Dinding rumah yang menggunakan bata merah exposemempunyai nilai seni yang sangat tinggi dibandingkan rumah dengan dinding polos aja. Bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan bata expose? Silakan hubungi kami dan kunjungi website kami untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Bata Expose Bali dan Kelebihannya untuk Dinding Rumah Artistik

Jika anda pernah berkunjung ke Bali, anda tentu pernah melihat bangunan rumah atau gapuran yang begitu natural dan eksotis dengan bata expose Bali sebagai materialnya. Anda juga bisa mendapatkan finishing yang sama degan mendapatkan bata Bali di toko yang jual bata. Kesan bangunan klasik sangat terasa saat kita melewati jajaran rumah berdinding bata tipe ini.

Penggunaan bata Bali memang sedikit rumit. Pemasangannya membutuhkan tenaga berpengalaman. Di Bali, bata jenis ini sering dipakai untuk menghias seluruh elemen ruangan kantor, rumah, retoran maupun pertokoan. Secara tidak langsung, penggunaan bata jenis ini telah melestarikan budaya khas Bali. Tertarik untuk mencobanya? Anda tidak harus berdomisili di Bali untuk bisa mewujudkan bangunan rumah seperti itu!

Pemasangan bata expose Bali

Bata expose Bali memang tergolong unik dan langka. Di Bali, bata ini dihasilkan di daerah Tulikup, Klungkung. Di luar daerah Bali, tidak banyak toko yang jual bata jenis ini. Teknik pemasangannya adalah dengan menyerut bata terlebih dahulu. Kemudian, bata direndam. Bata dipastikan memiliki ukuran yang sama barulah dipasang. Selanjutnya, bata expose Bali yang telah terpasang akan ditaburi semen lalu digosokkan hingga menempel.

Sambungan antar bata terlihat tipis, seolah tak ada perekatnya. Untuk finishing, permukaannya dihaluskan kembali.  Sebagian dari orang Bali beralih menggunakan bata biasa untuk dinding rumahnya, barulah kemudia dipasang bata expose tempel. Sebab, pemasangan bata expose Bali yang asli lebih rumit. Untuk menciptakan sebuah hunian dengan desain yang artistik, memang diperlukan ketekunan dan kesabaran dalam menggarapnya. Biasanya, pengerjaannya dilakukan oleh tukang berpengalaman.

Kelebihan Bata Expose Bali yang Asli

Bata expose Bali memiliki tekstur yang halus dan padat, tahan terhadap cuaca ekstrim dan kokoh, sehingga bata tipe ini cocok digunakan untuk dekorasi outdoor, seperti dinding atau gapura. Untuk mendapatkannya, anda tidak perlu jauh-jauh ke Bali, karena sejumlah toko online jual bata tipe ini. Selain itu, bata ini bisa diukir sehingga hasil akhirnya lebih artistik. Itulah salah satu keistimewaannya.

Harganya  memang lebih mahal dibandingkan jenis bata lainnya. Namun, hasil yang anda dapatkan akan sebanding.Di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, jumlah rumah yang mengguna bata expose sebagai material utamanya tidak sebanyak di Bali, karena memang pasokannya cukup terbatas. Bata expose Bali yang terbuat dari tanah liat hanya ada di Bali. Bahan utama inilah yang banyak dikirim ke luar daerah untuk diproses menjadi bata expos khas Bali.

Singkatnya, bata jenis ini sangat sesuai bagi anda yang menginginkan hunian dengan nuansa etnik kental atau tradisional. Hasil akhirnya akan semakin komplit jika dipadukan dengan perabotan rumah tangga yang tradisional maupun furniture bernuansa alami, seperti furniture kayu jati jepara.

Karakter Bata Expose dan Tips Memilih Bata Yang Sesuai

Untuk menghasilkan tampilan rumah sesuai dengan dambaan, Anda tidak mesti mengalokasikan dana besar untuk renovasi rumah secara total. Salah satu strategi jitu adalah dengan pemasangan bata expose. Anda bisa mengaplikasikan bata ini pada seluruh bagian atau bagian-bagian tertentu yang diinginkan, misalnya hanya di ruangan tertentu yang diinginkan.

Batu bata ini cocok diaplikasikan pada rumah dengan style apapun, bukan hanya hunian dengan style tradisional, namun juga hunian modern, karena batajuga berfungsi sebagai elemen dekoratif, dan menghasilkan karakter yang berbeda-beda.

Karakter yang dipancarkan bata expose

Keindahan dan keunikan dari bata expose terletak pada susunan dan tampilannya yang tidak tertutup plesteran. Di sinilah letak nilai estetis yang dihadirkan. Ada beberapa karakter yang ditampilkan oleh batu bata ini:

  • Artistik; karakter pertama tentunya nilai seni yang dihasilkan, karena tujuan memajang batu bata ini secara alami memang untuk menambah nilai seni bagian-bagian rumah di mana bata ini diaplikasikan. Disusun secara selang-seling, tegak, atau mendatar saja batu bata ini sudah terlihat indah, apalagi jika disusun membentuk formasi tertentu.
  • Hangat; bata merah expose menghadirkan warna jingga alami. Warna ini identik dengan nuasa hangat, sama halnya dengan warna merah atau kuning, namun tidak sekuat merah atau selemah warna kuning. Warna jingga adalah simbol optimisme dan energi, sehingga cocok digunakan oleh keluarga muda karena menghadirkan semangat muda dan kreatif. Bayangkan jika seluruh ruangan didominasi oleh warna putih saja, maka akan terkesan hambar, bukan? Nah, warna jingga akan menjadi penetralisir dan menghangatkan suasana.
  • Eksotis dan alami; bata terbuat dari tanah liat yang diperoses melalui pembakaran. Tentunya, ketika bata dilapisi plesteran, maka kealamiannya akan ikut tertutupi. Di rumah modern yang didominasi struktur dan komponen canggih, bata expose akan menjadi penetralisir, yang membuat rumah terkesan lebih eksotis.
  • Unik; batu bata memiliki tekstur yang berbeda-beda, dan setiap teksturnya menghadirkan kesan unik. Bahkan, tekstur inilah yang membuatnya berbeda.

Memilih bata expose yang sesuai

Kualitas yang tinggi pada bata expose mampu menghasilkan tatanan yang apik, baik di dalam maupun di luar ruangan. Beberapa tips berikut mungkin bermanfaat bagi anda:

  • Untuk pemasangan, gunakan semen yang berkualitas tinggi, agar hasil akhirnya lebih kokoh
  • Anda bebas berkresi atau menciptakan inovasi berupa pola pemasangan yang menarik. Gunakan waterpass untuk mengukur ketinggiannya.
  • Jika anda belum perngalaman memasang bata sendiri, sebaiknya gunakan jasa tukang atau kontraktor berpengalaman
  • Terkadang penggunaan bata expose yang rata di seluruh ruangan akan menyulitkan pemasangan jaringan kabel. Jadi, pelajari lebih lanjut tentang semua detil pemasangan dan komponen yang akan dipengaruhi di dalam rumah.

Ada begitu banyak jenis bata merah ekspos, misalnya adalah bata berongga, bata bertekstur, bata tempel, atau bata halus; masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Jadi, sebaiknya pelajari kelebihan dan aplikasi masing-masingnya, sehingga anda dapat memilih bata yang sesuai peruntukannya.

 

Dinding Batu Bata Tanpa Plester

Sebagaimana mode di dunia fashion yang selalu berputar, demikian pula trend yang terjadi di dunia arsitektur. Dinding batu bata tanpa plester sekarang semakin digemari karena menampilkan kesan elegan dan klasik bagaikan rumah-rumah tempo dulu. Selain itu, dinding yang dibiarkan tanpa diplester dan dicat ini juga membuat rumah terlihat alami sesuai dengan motto back to nature alias kembali ke alam. Beberapa orang memilih menggunakan batu bata tanpa plester ini untuk membangun keseluruhan dinding rumah, tetapi ada pula yang memilih ruangan-ruangan tertentu saja yang dibangun dengan bata tanpa plester atau yang dikenal juga dengan sebutan bata merah ekspos ini.

Lebih ekonomis

Harga beli sebuah batu bata ekspos memang lebih mahal daripada bata merah biasa, tetapi jika dilihat dari seluruh proses, pembangunan dinding batu bata tanpa plester akan lebih hemat daripada batu bata biasa. Betapa tidak, untuk pembuatan dinding dengan batu merah biasa, setelah bata dipasang, Anda masih harus melanjutkan dengan proses berikutnya yaitu, memoles dengan plester, plamir, melakukan pengecatan dengan warna dasar, dan melakukan pengecatan dengan warna yang dikehendaki. Tetapi bila menggunakan batu bata ekspos, setelah Anda menyusun batu bata seperti biasa, Anda tinggal melapisinya dengan cat anti air setelah bata mengering, tentu ongkos kerja yang dibutuhkan akan lebih sedikit daripada pemasangan batu bata biasa, bukan?

Menampilkan detail pada dinding batu bata tanpa plester

Untuk membuat dinding batu bata ekspos Anda lebih menarik, Anda bisa memoleskan cat tembok pelapis untuk menonjolkan bentuk dan tekstur batu bata, sekaligus mempertajam warna alami batu bata tersebut. Cara menyusun batu bata juga bisa Anda lakukan dengan pola tertentu sehingga terlihat semakin artistik walaupun tanpa mengurangi kesan alaminya. Memoles dinding bata ekspos dengan cat tembok juga bisa membuat detail batu bata pada dinding Anda menjadi lebih tampak. Jadi, jangan ragu untuk mengaplikasikan trend arsitektur dinding batu bata tanpa plester ini pada rumah tinggal Anda. Pasti seketika rumah Anda akan tampil berbeda dengan rumah-rumah lainnya yang masih menggunakan dinding biasa.

Rumah Cantik dengan Bata Expose

Jika semua orang berlomba membuat rumah semodern mungkin dengan desain modern dan cat berkualitas, mengapa ada orang yang masih ingin membuat rumah dengan dinding dari bata expose? Jawabannya karena rumah dengan dinding dari bata semacam ini memberikan kesan yang sangat berbeda dari apartemen mewah dan rumah besar bergaya Romawi yang sering disimbolkan dengan rumah idaman.

Saat ini, tren sudah berbalik; banyak orang yang lebih memilih untuk bisa memiliki rumah dengan tampilan khas dinding bata yang disebut bata expose. Walaupun tidak dicat, rumah-rumah ini nampak cantik dan bergaya lama atau jaman kolonial. Rumah yang keseluruhannya terbuat dari bata expose pun nampak lebih natural, intim dan terasa hangat.

Daya Tarik Rumah dengan Bata Expose

Rumah yang memiliki bata expose di seluruh dindingnya memiliki berbagai elemen indah yang membuat kita betah. Hal ini karena rumah dengan bata expose memberikan kesan bak di rumah pedesaan yang nyaman dan sejuk, namun dibangun dengan cara modern. Bata expose bahkan bisa dibuat menjadi pagar dan bagian dari taman jika Anda mau. Dengan menggunakan bata expose, rumah Anda akan nampak secantik rumah-rumah jaman kolonial di berbagai daerah di Jawa, atau rumah-rumah klasik Amerika di awal abad 20, atau rumah-rumah di kota kecil Inggris yang masih asri dan alami.

Selain itu, walaupun kesannya alami dan natural, rumah yang terbuat dari bata expose sebenarnya bisa dipadukan dengan mudah dengan perabot modern maupun tradisional, tergantung selera Anda. Hal ini karena bata expose sebenarnya memiliki elemen natural walaupun kesannya agak ramai karena garis-garisnya. Dibandingkan dengan garis-garis di dinding yang dibuat dengan cat atau kertas pelapis dinding, garis-garis bata lebih terlihat alami.

Jika Anda berencana membuat rumah yang cantik, alami dan berkesan klasik namun elegan, jangan ragu untuk memilih bata expose sebagai bahannya. Harganya mungkin agak mahal, tetapi Anda akan menghemat biaya pengecatan dan pelapisan dengan plester. Anda pun akan lebih bisa berhemat dengan menggunakan dinding yang tak butuh dicat dan dilapis.

Pengertian Bata Ekspos

Jika Anda melihat bangunan yang nampaknya hanya terdiri dari batu bata saja, namun ketika didekati dan disentuh ternyata bata tersebut terasa lebih halus dari bata biasa, kemungkinan Anda baru saja berkenalan dengan bata ekspos. Sesuai namanya, batu bata ini dibuat dengan tujuan untuk diekspos penampilan alaminya (seperti batu alami) dan bukan untuk ditutupi dengan lapisan cat atau plester. Dengan demikian, tampilan bangunan tersebut akan nampak unik dan alami.

Batu bata expose sering juga disebut bata pres, karena memang ada proses pengepresan dalam pembuatannya. Proses inilah yang membuat bata expose memiliki karakteristik lebih unik dibandingkan dengan bata biasa. Harganya pun menjadi jauh lebih mahal.

Cara Pembuatan Bata Ekspos

Bata ekspos pembuatannya kurang lebih sama dengan bata biasa, tetapi bata expose lebih rumit dalam hal pembuatannya. Awalnya sama yaitu tanah liat dicampur lumpur, lalu dijadikan adonan dengan cara digiling dan dicetak. Setelah itu, adonan yang sudah dibentuk ini diberi olesan solar sebagai penghasil permukaan halus serta berkilat. Pada bata juga dibuat semacam lubang yang nantinya akan diisi perekat (semen) saat pembangunan.

Setelah dicetak dan diolesi solar inilah ada proses pengepresan, yang dilakukan sebelum batu dijemur sampai kering dan dibakar. Cara pembakaran akan menghasilkan warna yang berlainan; pembakaran dengan kayu akan menghasilkan warna merah, sementara pembakaran dengan jerami menghasilkan warna hitam atau putih.

Kualitas pencetakan dan pembakaran akan menentukan kualitas akhir dari bata ekspos. Bata expose berkualitas harus memiliki hasil cetakan yang simetris dan hasil pembakarannya pun harus benar-benar sampai kering. Jika tidak, bata expose akan pecah dan hancur ketika hujan deras tiba.

Cara Pemasangan

Bata ekspos yang sudah kering dan dijual ke konsumen kemudian dipasang dengan metode yang sama dengan jika Anda memasang bata biasa. Akan tetapi, lapisan semennya tidak bisa setebal dinding bata biasa atau hasilnya akan berantakan. Pemasangan pun harus memerhatikan ukuran dan aspek simetris dari batu bata tersebut. Saat selesai dibangun atau disusun, bata expose harus dilapis (coated) agar tahan lumut dan serangga.