Kreasi Bata Sebagai Dinding Taman di Luar Rumah

Salah satu material wajib dalam proses pembangunan sebuah hunian, pagar, atau konstruksi lainnya adalahbata. Bahan baku bangunan ini cenderung diperlakukan sebagai material dasar yang kemudian ditutupi dengan plester. Memang, iklim tropis Indonesia dapat mempengaruhi ketahanan bata jika dipasang di luar. Namun, teknologi terbaru telah membuat segalanya mungkin. Anda tetap bisa mempertahankan eksotisme dan keindahannya namun tetap mempertahankan keawetannya. Misalnya adalah dengan menggunakan coating atau pelapis khusus. So, apakah anda tertarik untuk berkreasi di luar ruangan dengan batu ini?

Kreasi bata untuk hiasan di luar rumah

Batu bata telah menjadi salah satu material penting untuk konstruksi, termasuk di luar rumah. Berikut adalah beberapa idea desain outdoor yang memanfaatkan bahan ini:

  • Dinding taman dari bata
    Taman kecil di samping rumah bisa anda percantik dengan mengaplikasikan bata di salah satu dindingnya. Susun batu dengan formasi tertentu, atau selang-seling. Selain berfungsi sebagai pelindung tanaman hias dari serangan eksternal seperti serangan anjing, dinding dari bata ini bisa menjadi media untuk berkreasi. Misalnya, gantung pot-pot kecil di dinding, atur sedemikian rupa sehingga tampilannya lebih manis.
  • Sebagai pot
    Anda bisa membangun media tanam berbentuk kotak atau bundar untuk tanaman hias. Media tanam seperti ini cocok ditempatkan di sudut taman, atau bahkan sebagai pembatas taman dan sekaligus berfungsi sebagai pagar.

Susunan bata untuk taman

Hasil akhir dari bata expose dipengaruhi oleh susunannya. Anda bisa berkreasi untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih artistik. Mungkin tidak semua jenis bata cocok dengan setiap susunan. Berikut adalah beberapa susunan bata yang bisa anda coba.

  • Disusun
    Ini adalah metode pemasangan paling konvensional, di mana bata disusun secara horizontal maupun vertical dan membentuk sebuah dinding. Namun, anda tetap bisa berkreasi dengan membentuk susunan yang lebih kreatif. Misalnya, anda bisa membentuk formasi tersebut dengan menyisakan ruang-ruang antar bata, sebagai saluran untuk sirkulasi udara dan cahaya.
  • Ditempel
    Dengan sistem ini, anda tidak menyusun batu seperti biasa, namun ditempel ke media plester sebagai hiasan. Cara ini cocok untuk bata expose yang berbentuk tipis, layaknya keramik. Misalnya, kolom struktur bisa dihiasi untuk menampilkan suasana alami di dalam maupun di luar ruangan.
  • Ditonjolkan
    Anda bisa menyusun batu bata secara selang-seling antara ditanam dan ditonjolkan, sehingga membentuk formasi tertentu. Bagian yang ditonjolkan hanya beberapa sentimeter, sehingga kekuatan struktur akan tetap bisa dipertahankan. Dengan sistem ini, tekstur permukaan yang dihasilkan akan lebih unik dan artistik, sehingga dinding yang dihasilkan tidak terkesan hambar.

Selain cara di atas, anda masih memiliki pilihan lain, yakni menanam satu sudut bata expose dan menyusunnya sedemikian rupa hingga membentuk formasi tertentu. Media tanam yang digunakan adalah beton atau tanah. Sistem tanam seperti ini cocok untuk dinding taman yang sekaligus berfungsi sebagai pagar pembatas.

Speak Your Mind

*